Sekarang gamblang sudah kenapa Sidang Ahoax si Penista dilarang diliput live oleh televisi. Ternyata ruangan sidang memang sudah di setting oleh sutradaranya sebagai ajang INTMIDASI terhadap saksi-saksi yang berlawanan dengan Ahoax.

Dan INTIMIDASI itu mencapai puncaknya saat Ketua Umum MUI KH MA’RUF AMIN selama 7 jam dibiarkan oleh hakim dan jaksa untuk DIBANTAI oleh 40 pengacara Ahog. Padahal beliau sudah 73 tahun, sangat tua, dan nampak sangat lelah.

Hakim tidak berusaha menghentikan intimidasi2 itu, yang pertanyaannya tidak relevan dengan status beliau sebagai saksi yang lembaganya memberi fatwa. Bahkan JAKSA, yang justeru menghadirkan Kyai Ma’ruf sebagai saksi, hingga wajib membelanya, juga diam saja. Tidak memprotes intimidasi kasar itu. Bahkan ada jaksa yang malah tertidur!

Bayangkan kalau ada stasiun televisi yang meliput persidangan ini seperti kasus Jessica tadi. Akan terbongkar semua sandiwara kasar persidangan ini.

Untuk menjadi saksi di sidang Ahog ini butuh kekuatan fisik dan mental yang tinggi karena sidang ini memang disetting untuk mengintimidasi saksi yang menentang Ahoax.

Apakah kalian masih yakin hakim dan jaksa benar-benar memihak keadilan? Preettttt!

Mari siap-siap dengan kemungkinan Ahog akan dibebaskan atau hanya dihukum percobaan saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here