sapaislam.com, JAKARTA — Polsek Kalideres mengamankan enam mobil boks berisi sembako yang ditemukan di Kalideres, Jakarta Barat. Sembako dalam enam mobil tersebut diduga akan dibagikan oleh salah satu pasangan calon.

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 3.10 WIB, hanya terdapat lima buah mobil boks itu berukuran besar. Tiga di antaranya memiliki kepala berwarna merah, biru, dan putih. Satu mobil dengan kepala merah tidak terlihat menggunakan boks kotak di belakangnya. Namun, kain terpal terlihat menutupi bagian belakang mobil itu.
Tiga mobil itu terparkir menghadap ke timur di halaman parkir. Sementara salah satu mobil boks lain dengan kepala berwarna putih terparkir menghadap ke utara. Lokasinya tepat di muka gedung polsek Kalideres.

Sementara satu unit mobil lagi, diparkir di luar pagar Polsek Kalideres, Jakarta Barat. Namun, saat pukul 3.20 WIB mobil boks yang diparkir di luar pagar itu dipindahkan ke tempat lain.

Berdasarkan pengamatan, terlihat lima buah mobil boks. Mengenai keberadaan satu mobil boks lainnya dan proses penyelidikan, polisi masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Bahkan, pengambilan gambar atas kendaraan itu pun belum diperbolehkan.

Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi sempat menuturkan, mobil boks berukuran besar juga ditemukan berjumlah tiga buah di Palmerah. Adapun isi dari mobil itu berupa bahan-bahan pokok yang diduga akan dibagikan ke warga jelang Pilkada putaran kedua DKI Jakarta.

Puadi mengatakan, pada Senin (17/4) pagi, temuan di Palmerah itu diamankan di kantor Panwaslu Jakbar. Namun, berdasarkan pantauan, pada pukul 14.30 WIB mobil boks sudah tidak terlihat terparkir di halaman kantor Panwaslu Jakarta Barat.

Sebelumnya, Kapolsek Kalideres Kompol Efendi menyatakan, polisi akhirnya mengambil tindakan karena dikhawatirkan akan terjadi penjarahan. Akhirnya semua mobil boks itu diamanakan di halaman Polsek Kalideres. “Polisi bertugas mengamankan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar dia.

Puadi mengatakan, ia yang meminta pemindahan mobil boks berisi sembako yang diduga akan dibagikan oleh salah satu paslon tersebut. “Karena kondisi tidak memungkinkan saya minta untuk diamankan di sana,” ujarnya.

sumber republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here