Thursday, August 13, 2026
HomePalestinaGazaPalestina Pada Tahun 1945

Palestina Pada Tahun 1945

Inilah Palestina pada tahun 1945. Dunia secara keliru mengira bahwa Palestina kosong dan sama sekali tidak berkembang hingga diinvasi oleh Israel pada tahun 1948! Selama beberapa dekade, Zionis mempromosikan kebohongan terbesar dalam sejarah modern. Mereka mengklaim datang ke “tanah tanpa penduduk, untuk penduduk tanpa tanah.” Palestina bukanlah sebidang tanah kosong sebelum Israel. Itu adalah negara yang berdenyut dengan kehidupan, tetapi tanah air yang lengkap yang merangkul orang-orang yang beradab. Mereka memiliki jalan, kota, bandara, sekolah, perguruan tinggi, teater, konser, budaya, dan seni. Mereka memiliki harapan, impian, masa depan, dan bisnis. Generasi keluarga tinggal di sana. Muslim, Kristen, dan Yahudi hidup berdampingan secara damai di sana. Tempat-tempat suci dari ketiga agama tersebut tersebar di beberapa ratus meter persegi. Masjid Agung berada dekat dengan makam Kristus, lebih jauh di kaki Tembok Ratapan. Itu karena perang ini bukan tentang ketidakmampuan agama. Sampai teroris Zionis bersenjata masuk dan menghancurkan kemakmuran ini, serta menggusur pemiliknya—sama seperti yang dilakukan para penjajah pemukim teroris sekarang di Tepi Barat, dan yang mereka coba lakukan di Lebanon selatan dan Suriah. Zionisme membutuhkan Anda untuk membenci Muslim. Karena jika Anda melihat Palestina sebagai manusia, Anda akan melihat Zionis sebagai tidak manusiawi, dan kemudian seluruh cerita akan runtuh. Meyakinkan dunia untuk membenci Islam lebih mudah daripada meyakinkan dunia untuk menyukai Zionisme. Orang-orang telah dicuci otaknya untuk menyembah Zionisme, termasuk beberapa orang Kristen, Muslim, dan banyak kelompok lain, terutama di India dan Afrika. Zionisme Kristen bukanlah Kekristenan. Itu adalah anak lembu emas yang berpakaian putih dan biru. Zionisme Kristen adalah kebohongan yang dibuat-buat. Bagaimana Zionisme berhasil meyakinkan orang Kristen bahwa Muslim menimbulkan ancaman yang lebih besar daripada Zionis, dan bagaimana Zionisme berhasil meyakinkan Muslim Sunni bahwa Muslim Syiah menimbulkan ancaman yang lebih besar daripada Zionis, dan terlebih lagi, bagaimana Zionisme berhasil meyakinkan semua orang bahwa Zionisme adalah Yudaisme. Zionisme bukanlah proyek Yahudi; Mereka rela membunuh orang Yahudi jika mereka menghalangi jalan mereka. Zionisme menggunakan agama untuk membenarkan perilaku tidak manusiawi mereka. Dunia harus mengetahui kebenaran tentang keindahan dan perkembangan Palestina sebelum pendudukan!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Noersatrio Harsanto on INDONESIA AKAN DIKEPUNG RELAWAN ANIES
Noersatrio Harsanto on USUT LEGALISASI NIKAH SEJENIS
sukirno on BUNUH DIRI PPP