FPI DAN PKS ADALAH KEKUATAN PEMBAHARU GERAKAN ISLAM DI INDONESIA

*- FPI DIPIMPIN HABIB RIZIEQ SHIHAB*
*- PKS DIPIMPIN HABIB SALIM SEGAF AL JUFRI*



Partai² Nasionalis Sekuler terus membayang-bayangi kedua kekuatan tersebut untuk mengambil suara Umat Islam agar kekuatan Islam di parlemen musnah.

FPI dengan basis “akar rumput”nya selalu bergerak menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar  dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

PKS dengan gerakan “dakwah parlemen” terus bergerak menjadi pembaharu kekuatan Islam di Parlemen.
Basis akar rumput PKS selalu bersinergi dengan FPI dalam setiap pembaharuan pergerakan Islam di Nusantara.

MEREKA(FPI & PKS) BERADA DALAM SATU KOMANDO KETUHANAN DAN KEMANUSIAAN


Sepanjang 2004 – 2019 FPI, PKS silih berganti mengirimkan bantuan² kepada Rakyat Palestina.

Tak cuma itu, sepanjang tahun 2003 – 2019 FPI dan PKS selalu bergerak beriringan membantu para korban bencana Disetiap daerah, tak peduli sikorban Muslim dan Non Muslim semuanya adalah tentang kemanusiaan.

Sinergi FPI & PKS menjadi kekuatan Alternatif dalam dunia Politik, Sosial, Ekonomi serta menjadi “Garda Terdepan” NKRI dari rongrongan gerakan Radikal Komunis yang saat ini tengah menguasai sebagian besar arah politik Pemerintah Indonesia.

*Kekuatan FPI, PKS dan kekuatan Umat Islam berhasil dipecah oleh Partai² nasionalis sekuler pada Pilpres & Pemilu 2019.*
Sehingga harapan kemenangan Islam pudar.
Umat Islampun kembali terpuruk kembali diserang dengan kriminalisasi terorisme, radikal dan intoleransi oleh kaum Nasionalis Sekuler yg berkuasa penuh di DPR dan Pemerintahan rezim berkuasa.
Sumber : Komunitas Aktivis

Zhu Hailun Konseptor penjara massal Umat Islam Uyghur

Zhu Hailun , adalah seorang Komunis China sbg Arsitek / Konseptor penjara massal Umat Islam Uyghur .

Mengatakan : “Tuhan kalian (muslim Uyghur) adalah sampah”

ini adalah sebagai bukti bahwa Umat Islam di beberapa negara selalu di musuhi terlebih mereka sebagai minoritas.

pelajaran bagi umat Islam : Ke imanan atau keyakinan hidup sebagai muslim yang taat akan selalu di musuhi , paling minimal di ganggu / di cemooh ke Imanan tsb.

ANNAS DKI Jakarta turut berduka atas meninggalnya Istri Ustadz Alfian Tanjung.

Keluarga Besar Aliansi Nasional Anti Syiah ( ANNAS ) DKI Jakarta, dengan ini turut berduka cita atas wafatnya Ibu DEWI MASITHOH, Istri dari Ust. Alfian Tanjung, pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019, Pukul 16.00 wib – TANGERANG.

“ALLAHUMMAGHFIR LAHA WARHAMHA WA ‘AAFIHI WA’FU ‘ANHA WA AKRIM NUZULAHA WA WASSI’ MUDKHALAHA WAGHSILHA BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHA DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A’IDZHA MIN ‘ADZAABIL QABRI AU MIN ‘ADZAABIN NAAR”

(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka).”

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, semoga segala amal ibadah dan perjuangan beliau dlm membela Aqidah dan menegakkan Agama Allah selalu diterima Allah SWT dan kekhilafan beliau diampuni yg Maha Kuasa. Aamiin.

ANNAS DKI Jakarta