Siapa Mengayomi Gaza Saat ‘Sang Pengayom’ Dibunuh? Syahidnya Para Polisi Gaza
Di Gaza, maut tak lagi sekadar mengetuk pintu, melainkan terus mengejar warga di jalanan, pemukiman, hingga tempat kerja. Di tengah situasi ekstrem ini, para personel kepolisian sipil tetap melangkah saban hari untuk bertugas.
Mereka mengemban amanah menjaga masyarakat yang kian rentan akibat krisis bertubi-tubi, seraya menyadari betul bahwa perjalanan menuju tempat tugas kerap menjadi perjalanan tanpa jalan pulang.
Siang itu, markas kepolisian di Kota Gaza menjadi sasaran tembak gempuran militer Israel. Sejumlah perwira dan bintara gugur di lokasi kejadian. Seorang anak perempuan pengungsi yang kebetulan berada di sekitar area markas turut menjadi korban jiwa.
Peristiwa ini mempertegas betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh aparat kepolisian yang berikhtiar menjaga ketertiban dan mencegah kekacauan di tengah wilayah yang terkepung.


