Bogor (SI Online) – Dewan Pembina Aliansi Anak Bangsa (AAB) Muhammad Nur Sukma mengingatkan aparat penegak hukum untuk tidak salah langkah dalam bertindak.
“Bagaimana mungkin para tenaga asing khususnya yang ilegal dari China itu didiamkan tanpa ada upaya serius mendatanya sedangkan terhadap ulama sudah ada rencana pendataan dan sertifikasi,” ujar Sukma di Bogor, Jumat (24/2/2017).
Kemudian, kata Sukma, bagaimana mungkin kita mendiamkan aparat yang mempermasalahkan bahkan menyangka ada penyimpangan atas dana umat yang dengan ikhlas dan sukarela diberikan untuk menyelamatkan NKRI dalam gerakan bela Islam bela negara tapi kemudian kasus-kasus nyata korupsi bahkan seperti Sumber Waras yang dilakukan oleh penista agama itu dibiarkan.
“Lalu lambang-lambang PKI selalu muncul begitu saja, sedangkan TAP MPR No 25/66 masih berlaku,” tuturnya. Menurut Sukma, seharusnya aparat menegakkan TAP MPR tersebut dengan sebaik-baiknya.
Oleh karena itu, ia mengingatkan aparat penegak untuk tidak salah dalam setiap kebijakannya.
red: adhila

 

sumber http://www.suara-islam.com/read/index/21510/Aparat-Penegak-Hukum-Diingatkan-untuk-Tidak-Salah-Langkah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here