Polisi Tuntut FPI Bertanggung Jawab, Munarman: Tangkap Saya

0
935

Suara.com – Juru Bicara Front Pembela Islam Munarman mengaku siap ditangkap oleh pihak Kepolisian jika ingin mengusut kerugian akibat kericuhan dalam demo besar-besaran 4 November kemarin. Munarman tak takut karena sudah pernah mengalaminya 2008 lalu.

Hal ini disampaikan Munarman menanggapi pernyataan polisi yang akan meminta tanggung jawab pada pihak pendemo karena berujung ricuh.

“Kalau mau menangkap, tangkap saya. Lagi-lagi saya bilang, saya tawari tangkap saya kalau memang dianggap melanggar hukum. Saya juga minta polisi tahun 2008 untuk tangkap saya” kata Munarman di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Munarwan mengatakan aksi yang diperkirakan diikuti dua juta lebih pegunjuk rasa ini sama sekali tak melanggar hukum. Justru, dia menuduh aparatlah memancing ricuh.

“Tidak ada pelanggaran hukum. Seperti yang kita saksikan dalam video tadi, malah polisi mengeluarkan tembakan gas air mata saat Habib Rizieq sedang memimpin doa, kita sedang berdoa,” katanya.

Munarman balik mendesak polisi bertanggung jawab atas peristiwa yang menyebabkan adanya korban pingsan hingga meninggal.

“Peristiwa kemarin, yang berani mengeluarkan tembakan gas air mata ke massa itu harus dimintai pertanggungjawaban. Saya dukung Kapolri untuk memecatnya,” kata Munarman.

Untuk diketahui, aksi damai yang dilakukan pada tanggal 4 November kemarin buntut dari adanya ucapan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menyinggung isi Surat Al-Maidah 51. Sebagian umat Islam menilai bahwa Ahok menista Alquran dan harus diproses hukum.

Meskipun sedang diproses, massa yang berasal.dari berbagai elemen Islam tersebut menilai pihak Kepolisian tidak cepat dalam menanganinya.

#sumber http://www.suara.com/news/2016/11/05/175636/polisi-tuntut-fpi-bertanggung-jawab-munarman-tangkap-saya?utm_source=twitter-auto&utm_medium=twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here