Monday, December 6, 2021
HomeInformasi & KabarSelamat Menghadapi Badai MEDSOS.#PenjarakanAhok

Selamat Menghadapi Badai MEDSOS.#PenjarakanAhok

Ini bukan cerita fiksi tetapi itulah yang sesungguhnya telah terjadi. Medsos adalah anak kandung revolusi teknologi informasi yang terlipat hukum besi teknologi, menghadirkan dua sisi sekaligus dari sebuah koin yang sama.

Pengguna punya kesempatan yang sama. Mau mengisi dan memviralkan konten kebaikan atau kebusukan. Hati-hati dan harus mawas diri dengan industri buzzer di Medsos.

Jangan terlalu mudah percaya dengan Medsos, mereka buzzer yang dibayar bisa sampai 15M.

Di “Era Internet” ini (Internet of things, internet of services, internet of data) kita harus Bijak & Cerdas memilah & memilih informasi baik di Medsos maupun Internet. Kalau tidak hati-hati, tanpa sadar ternyata kita hanya akan menjadi “korban” dari suatu “kepentingan bisnis”, “kepentingan politik”, “pencucian otak” … “perang asimetri”

Pengakuan perusahaan Buzzer di TV One :
Jasa Buzzer terdiri dari 3 tim :

1. Tim HOAX ( ahli pembuat judul, video, photoshop )

2. Tim Pembully ( ahli grafis, kata-kata )

3. Tim Perayu ( merayu kandidat/pelanggan dengan data kelemahan lawan )

Termasuk strategi Buzzer : ( menghalalkan semua cara, bahasa kerennya “menggiring opini”, bahasa lugasnya “membuka aib hingga mem-Fitnah” )

– memasukkan 2 account anonim buatan yang saling “menyerang” untuk memprovokasi.
– membayar account yang followernya banyak untuk men-Tweet atau Share berita yang di Buzz.
– pasukan Share & Like
– Issue yang diangkat sesuai pesanan pembeli.

Nah, saat kita sebagai pembaca ikut terbawa emosi dan ikut share/like tanpa konfirmasi, pada saat itulah mindset kita telah menjadi “korban” … Memang, zaman ini bahkan Fitnah sudah jadi Bisnis.
Marilah kita menjadi Netizen cerdas & mendidik anak-anak kita santun & cerdas di media sosial & internet …

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

sukirno on BUNUH DIRI PPP