STIGMATISASI “MAKAR” SENGAJA DIBUAT UNTUK MEREDAM AKSI DEMO?

0
643

1. Kami unjuk rasa DAMAI.

Kata mereka: AWAS MAKAR!
(Tanpa PERNAH menunjuk nama siapa yang mau makar)

2. Kami hanya menuntut keadilan bahwa seorang penista agama dan kitab suci harus dihukum.

Kata mereka: MERONGRONG PANCASILA!

3. Unjuk rasa DIJAMIN OLEH UNDANG-UNDANG dan seluruh rakyat Indonesia BERHAK melakukan aksi unjuk rasa.

Kata mereka: TAK USAH DEMO-DEMO!

4. Kami umat Islam hanya tidak ingin seorang penista agama dan kitab suci kami bisa dengan bebasnya berkeliaran tanpa memperoleh hukuman, maka itu kami melakukan aksi unjuk rasa damai.

Kata mereka: MERUSAK KEBHINNEKAAN!

5. Kami menuntut ditangkap dan dipenjarakannya Zhong Wan Xie sang penista agama Islam dan Kitab Suci Al-Qur’an.

Kata mereka: MAKAR!

6. Kami mau Sholat Jum’at berjama’ah dalam Aksi Damai 2 Desember 2016 nanti di jalan raya. Tokh sudah biasa di sangat banyak tempat di Jakarta saat Sholat Jum’at banyak jalan terpakai karena masjid tidak mampu menampung jama’ah sholat.

Kata mereka: MAKAR!

7. Aksi Unjuk Rasa Damai 411 dihadiri TIGA JUTA LEBIH umat Islam dan terbukti berlangsung tertib, aman, damai.

Kata mereka: TAK USAH DEMO-DEMO LAGI!

8. Aksi Unjuk Rasa Damai kami: Aksi Bela Islam TIDAK PERNAH alias KAGAK alias BUKAN untuk memberontak/separatisme dan segala yang lain selain untuk menuntut ditangkap dan dipenjarakannya Zhong Wan Xie sang penista agama Islam dan Kitab Suci Al-Qur’an.

Kata mereka: MAKAR!

9. Kami menuntut penista agama Islam dan Kitab Suci Al-Qur’an DITANGKAP dan DIPENJARA, bukan cuma minta sekedar dijadikan tersangka.

Kata mereka: TUNTUTAN UMAT ISLAM SUDAH DIPENUHI!

10. Kami menuntut Zhong penista agama ditangkap dan dipenjara SAMA SEPERTI SEMUA kasus-kasus penistaan agama sebelumnya: Lia Eden, Ahmad Mushaddeg, Pendeta Mangapin Sibuea dan lain-lain

Kata mereka: DIAAAM!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here