By: Nandang Burhanudin
***

(1)
Namanya tak pernah lagi disebut. Tn. Erdogan seorang yang masih mengenang.

(2)
DR. Mursi benar-benar dihinakan junta kudeta AsSisi. Dunia tak ada yang peduli.

(3)
Tn. Mursi sekian lama disekap dalam ruangan sempit berbau tak sedap. Mata sebelah kiri tak lagi bisa melihat.

(4)
Pendengaran mulai tak normal. Makanan yang dihidangkan lebih mirip makanan anjing. Kabarnya, daging anjing pernah disodorkan.

(5)
DR. Mursi pernah terjatuh parah. Dokter merekomendasikan untuk dijahit 5 jahitan. Tapi junta kudeta tak mengizinkan.

(6)
Sudah setahun luka bekas jatuh itu menganga. Pihak penjara malah tertawa bahagia. Semakin menderita, semakin angkara murka.

(7)
Kini usianya 60 tahun. Disekap dalam penjara dengan 6 lapis pintu besi. Sempit. Kotor. Bau. Shalat Jumat pun dilarang.

(8)
Disekap 36 jam di hari Jumat dan 26 jam di hari biasa. Sekedar Mushaf AlQuran saja dilarang ada. 30 juz hafalan, hampir hilang.

(9)
Anda dan penyeru HAM boleh jadi menolak DR. Mursi dan Ikhwanul Muslimin, karena satu-satunya organisasi Islam anti Yahudi. Tapi, bukankah ia manusia?

(10)
Anda yang mengklaim paling Ikhwani dan merasa paling legal, manakah suara Anda? Adakah upaya diplomasi atau media?

(11)
Anda yang konon paling anti terorisme dan radikalisme destruktif, mana peran Anda menekan junta kudeta AsSisi minimal via Kedubes Mesir?

(12)
Ataukah memang Anda tak jauh beda dengan AsSisi, dalam hal memarjinalkan lawan fikroh dan pilihan perjuangan politik?

(13)
Ataukah memang, mengklaim Ikhwani untuk meraup jabatan, kehormatan diri dan materi. Bukan Ikhwan yang teguh dalam persaudaraan.

(14)
Ikhwan dibunuhi satu persatu. Masihkah berseteru? Pantaskah Talafy menuduh IM sesat dan Sayyid Quthb tak paham agama?

http://nandang.me/2017/11/nasib-terkini-presiden-mursi/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here