Oleh: Abas

Seorang pegawai pagi-pagi ba’da shubuh dari rumahnya di daerah depok buru-buru pergi ke stasiun kereta untuk perjalanan menuju kantor guna bekerja.

Ketika kereta datang tiba-tiba perut sakit dan berujung kebelet BAB, segeralah dia mencari WC untuk menunaikan hajat yang tidak mungkin ditunda.

Selesai hajat dia menggerutu dan marah- marah sendiri mirip orang sakit jiwa disebabkan dirinya pasti terlambat datang ke kantor karena tidak bisa ikut naik kereta tadi.

Tak lama kemudian dia dan calon penumpang kereta lainnya mendengar pengumuman dari kepala stasiun bahwa kereta berikutnya tidak ada pemberangkatan lagi, karena kereta yang lalu telah terjadi kecelakaan yakni tabrakan dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit di daerah Lenteng Agung (Innalilahi wa innailaihi Raji’un).

Dari kisah nyata ini terdapat pelajaran sbb:

  1. Ada hal yang sering kita kurang sadari bahwa sesuatu yang datang kepada diri kita karena tak sesuai harapan, kemudian dianggap sebagai sesuatu yang tidak ada sedikitpun hikmah atau manfa’at dan kebaikan..
  2. Padahal sesuatu itu datang atas izin Allah yang maha tahu dan maha adil, segala sesuatu itu datang enak atau tidak enak, sesuai atau tidak dengan harapan, yakinlah pasti memiliki hikmah atau manfa’at dan kebaikan.
  3. Oleh karena itu, sikap yang seharusnya apabila sesuatu yang datang tidak sesuai harapan, maka hadapilah dengan “Shabar”, sebagaimana dalam firman-Nya,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”. (QS. Al Baqarah: 155).

Apabila sesuatu yang datang sesuai harapan, maka “Bersyukurlah”, sebagaimana firman-nya:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim : 7)

Dengan demikian Sabar dan Syukur itulah sebagai solusi menghadapi segala peristiwa….

Wallahu a’lam bisshowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here